PGN & PTBA Rencanakan Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Gas Sintetis

Industri pertambangan merupakan dunia kerja yang identik dengan karakter maskulin dan secara alamiah pekerjanya lebih cocok untuk kaum laki-laki. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjalin kerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam inisiatif pengembangan Synthetic Natural Gas (SNG) dari batu bara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pasokan energi nasional dan penguatan ketahanan energi.

Proyek ini memanfaatkan cadangan low-rank coal milik PTBA di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, yang selama ini belum termonetisasi secara optimal. Lokasinya berdekatan dengan jaringan pipa transmisi PGN di Pagardewa, Sumatera Selatan, sehingga berpotensi menghemat pengembangan infrastruktur.

Sepanjang 2025, kedua perusahaan akan fokus pada studi kelayakan guna mengkaji potensi pembangunan fasilitas produksi SNG, jaringan pipa, serta skema bisnis yang memungkinkan.

“Inisiatif ini sejalan dengan prioritas pemerintah dalam hilirisasi dan kemandirian energi. Jika terealisasi, proyek ini berpotensi memperkuat pasokan gas dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujar Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, Rabu (21/4/2025).

SNG merupakan gas hasil olahan batu bara yang menyerupai gas bumi. Produk ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar maupun bahan baku industri. Nantinya, SNG diproyeksikan untuk menjangkau pelanggan eksisting PGN, khususnya industri di wilayah Jawa Bagian Barat yang tengah menghadapi tantangan pasokan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, Holding Migas Pertamina, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan studi berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik,” kata Rosa.

Sebelumnya, PGN juga telah menginisiasi diversifikasi pasokan melalui proyek Biomethane dengan memanfaatkan POME (Palm Oil Mill Effluent) untuk menghasilkan biogas. Melalui pengolahan lebih lanjut dari biogas, biomethane kemudian dapat dikompresi menjadi Compressed Natural Gas (CNG) untuk didistribusikan ke pelanggan seperti industri, rumah sakit, hotel, dan pusat perbelanjaan.

PGN menjalankan proyek Biomethane bersama konsorsium Jepang dan saat ini tengah mempersiapkan FEED untuk Plant Kilang Biomethane di Sumatera. Adapun target commisioning pada Triwulan II 2027 berkapasitas 1,2 BBTUD.

“Proyek Biomethane juga merupakan komitmen PGN terhadap keberlanjutan pasokan gas bumi yang rendah karbon, sehingga dapat membantu mengurangi emisi karbon dan mendukung NZE pada tahun 2060,” tutup Rosa.

https://musicaloci.com

Hut ke-62 Tahun, TASPEN Bagikan Kursi Roda ke Peserta Pensiun

TASPEN

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-62, PT TASPEN (Persero) menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap kesejahteraan peserta pensiun. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial berupa kursi roda.

Bantuan ini diberikan kepada puluhan peserta pensiun di berbagai wilayah Indonesia, sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta Pusat, oleh Direktur Operasional TASPEN Ariyandi, kepada perwakilan peserta pensiun melalui Pengurus Pusat Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) sebagai organisasi mitra yang menaungi para pensiunan ASN.

Corporate Secretary TASPEN Henra menjelaskan, ulang tahun TASPEN kali ini bertajuk “62 Years Journey of Greatest TASPEN. Momen ulang tahun ini bukan hanya perayaan bagi perusahaan melainkan juga kesempatan untuk terus hadir dan berdampak bagi peserta TASPEN.

“Bantuan kursi roda ini kami berikan agar para pensiunan tetap dapat menjalani hari-hari dengan lebih nyaman, mandiri, dan bermartabat. Hal ini juga selaras dengan arahan Kementerian BUMN melalui Menter Erick Thohir yang secara konsisten mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Henra dalam keterangan tertulis, Senin (21/5/2025).

Lebih lanjut, pembagian kursi roda ini juga dilakukan serentak di kantor cabang TASPEN seluruh Indonesia untuk memastikan penyerahan bantuan dilakukan secara inklusif dan merata. Adapun total bantuan yang diberikan mencapai ratusan juta rupiah, mencerminkan komitmen TASPEN dalam memastikan peserta pensiun tetap mendapatkan dukungan yang layak, terutama dalam hal mobilitas dan kesehatan.

Selain penyerahan bantuan kursi roda, TASPEN juga menggelar berbagai program sosial dan edukatif lainnya sebagai bagian dari perayaan HUT ke-62, termasuk kolaborasi bersama Srikandi TASPEN, Unit TJSL, 15 Branch Manager perempuan, dan Persatuan Istri Pegawai TASPEN (Periptas) dalam kegiatan berbagi cerita inspiratif serta memberikan motivasi kepada siswa PAUD/TK/SD.

Di samping itu, TASPEN juga berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jakarta dalam kegiatan donor darah dengan target lebih dari 100 kantong, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan upaya memperluas dampak sosial bagi masyarakat secara umum. Sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada layanan administratif, TASPEN secara konsisten memaknai momen ulang tahun sebagai ajang untuk memperluas nilai kebermanfaatan.

Sebagai pengingat, pada HUT ke-61 tahun lalu, TASPEN juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti Program TASPEN Berbagi Sembako, Mudik Asyik Bersama TASPEN, Bedah Panti, dan pemberian bantuan kaki palsu kepada Yayasan Visi Maha Karya dan Perwakilan ASN.

Melalui momentum HUT ke-62 ini, TASPEN tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai penyedia jaminan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara, tetapi juga terus menguatkan nilai-nilai pelayanan dan kepedulian terhadap para purnabakti yang telah mengabdi bagi bangsa.

https://medialoperations.com

Mengenang Paus Fransiskus, Sang Reformis Pembawa Obor Kemanusiaan

Kabar duka bagi dunia datang dari Vatikan kala Paus Fransiskus mengembuskan nafas terakhir pada Senin (21/4/2025) pagi pukul 07.35 waktu Roma dalam usia 88 tahun.

Kematian Paus Fransiskus menandai akhir dari sebuah era yang tidak hanya penting bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh dunia yang menyaksikan bagaimana seorang pemimpin spiritual dapat ‘mengguncang’ institusi berusia dua milenium dengan cara yang lembut namun tegas.

Dengan warisan kepemimpinan yang memadukan kesederhanaan hidup, suara lantang untuk keadilan sosial, dan loyalitas terhadap ajaran Gereja, Paus Fransiskus akan dikenang sebagai sosok revolusioner yang tidak pernah mengeklaim dirinya demikian.

Dari Buenos Aires ke Vatikan

Melansir laporan BBC, lahir dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina, Paus Fransiskus berasal dari keluarga imigran Italia. Ia adalah Paus pertama dari Amerika Latin dan juga Paus pertama dari Serikat Yesus (Yesuit), sebuah ordo religius yang selama ini dikenal karena karya misi, pendidikan, dan dedikasi untuk pelayanan sosial.

Ia ditahbiskan sebagai imam Yesuit pada 1969 setelah menempuh studi di Argentina dan Jerman. Pada usia muda, ia kehilangan salah satu paru-parunya akibat infeksi, namun hal ini tidak menghalangi semangatnya dalam pelayanan.

Pada 1992 ia diangkat menjadi uskup, dan pada 1998 menjadi Uskup Agung Buenos Aires. Sebagai Kardinal, Bergoglio dikenal karena khotbah-khotbahnya yang kuat dan relevan dengan persoalan sosial di Argentina. Ia sering menekankan inklusi sosial dan kerap menyuarakan kritik tidak langsung terhadap pemerintah yang mengabaikan kaum miskin dan terpinggirkan.

Gaya yang Mengubah Paradigma

Ketika ia terpilih sebagai Paus ke-266 pada 13 Maret 2013, dunia terkejut. Banyak yang mengharapkan pemimpin yang lebih muda dari usia 76 tahun saat itu. Namun, pemilihannya justru membawa angin segar dan semangat perubahan ke dalam tubuh Gereja Katolik.

Sejak hari pertamanya sebagai Paus, ia menunjukkan gaya kepemimpinan yang sangat berbeda. Ia memilih untuk tinggal di Wisma Santa Marta, sebuah penginapan sederhana di dalam Vatikan, ketimbang apartemen kepausan yang mewah.

Ia juga menolak menggunakan kendaraan resmi dan lebih memilih mobil sederhana.

“Paus Fransiskus langsung mencetak gaya kepausannya sendiri,” ujar David Willey, koresponden BBC di Roma, menggambarkan bagaimana sang Paus bahkan membayar sendiri tagihan hotelnya setelah terpilih.

Suara Moral Dunia

Paus Fransiskus dikenal karena keberaniannya dalam berbicara tentang isu-isu sosial dan global secara terbuka dan jujur. Ia mempertanyakan sistem ekonomi pasar bebas, meminta Gereja untuk meminta maaf kepada kaum LGBTQ, dan bahkan menyamakan pusat-pusat detensi migran di Eropa dengan kamp konsentrasi.

Meski begitu, pengamat menegaskan bahwa menyebutnya seorang liberal sejati adalah penyederhanaan yang tidak akurat.

John Allen Jr, editor situs berita Katolik Crux, menulis: “Fransiskus juga jelas seorang konservatif. Ia belum mengubah satu koma pun dalam Katekismus, menolak penahbisan imam perempuan, menentang pernikahan sesama jenis, menyebut aborsi sebagai kejahatan yang paling mengerikan, dan mempertahankan larangan penggunaan kontrasepsi.”

Reformis Internal yang Tak Takut Melawan Arus

Di dalam Vatikan, Paus Fransiskus memulai pembersihan besar-besaran terhadap Kuria Roma, birokrasi yang telah lama dikritik karena tidak transparan dan berbelit-belit. Ia berupaya mereformasi Bank Vatikan dan memberantas korupsi serta ketertutupan yang mengakar.

Ia tidak ragu untuk mengganti para kardinal dan pejabat tinggi Gereja yang tidak sejalan dengan visinya. Namun, tindakan-tindakan ini juga menciptakan gelombang perlawanan dari kalangan konservatif dalam Gereja yang merasa terancam oleh pendekatannya yang inklusif dan transparan.

Ia juga membuat langkah-langkah kecil namun signifikan seperti melonggarkan sikap Gereja terhadap umat yang bercerai dan menikah kembali, sesuatu yang sebelumnya sangat tabu di lingkungan Gereja Katolik.

Luka Lama dari Masa Diktator

Salah satu bab kontroversial dalam hidupnya adalah peran Bergoglio selama masa kediktatoran militer Argentina 1976-1983. Ia pernah dituduh gagal melindungi dua imam Yesuit dari penangkapan, serta tidak menindaklanjuti permintaan bantuan untuk menemukan bayi dari seorang wanita yang diculik dan dibunuh oleh junta.

Namun, banyak pihak membelanya. Adolfo Pérez Esquivel, peraih Nobel Perdamaian yang pernah disiksa oleh rezim militer, mengatakan bahwa Bergoglio tidak terlibat.

“Ada uskup-uskup yang berkolusi dengan militer, tapi Bergoglio bukan salah satunya.”

Bahkan, Paus Fransiskus memprakarsai pembukaan arsip Vatikan tentang era kediktatoran Argentina, sebagai bentuk dukungan kepada para korban dan keluarga mereka. Ia juga mengambil langkah untuk mengangkat martir sejumlah imam Katolik yang dibunuh selama masa itu.

Patriotisme dan Kerendahan Hati

Sebagai orang Argentina sejati, Paus Fransiskus juga menunjukkan cinta tanah airnya yang diutarakan dalam misa tahun 2016 bagi para veteran Perang Malvinas (Falklands).

“Kita datang untuk mendoakan semua yang gugur, putra-putra tanah air yang pergi membela ibu pertiwi dan menuntut kembali apa yang menjadi milik mereka.”

Gaya hidupnya yang sederhana dan bersahaja menjadi magnet yang kuat bagi umat dari berbagai keyakinan. Francesca Ambrogetti, penulis biografinya, menyebut gaya hidupnya sebagai “sederhana dan asketis”, dan mengatakan bahwa inilah bagian dari daya tarik publiknya.

Hingga akhir hidupnya, Paus Fransiskus tetap menjadi tokoh global dengan popularitas tinggi, bahkan di kalangan non-Katolik. Ia memiliki lebih dari 18 juta pengikut di X, dan kerap menjadi rujukan dalam diskusi sosial, lingkungan, dan kemanusiaan global.

Kini, dengan wafatnya Paus Fransiskus, dunia kehilangan bukan hanya seorang pemimpin Gereja, tetapi seorang penggugah nurani dunia. Ia telah membuktikan bahwa kesederhanaan bukanlah kelemahan, bahwa keberanian moral bisa hadir dalam kelembutan, dan bahwa Gereja bisa menjadi jembatan, bukan tembok.

Warisan Paus Fransiskus akan terus bergema sebagai seruan tanpa henti untuk kasih, keadilan, dan belas kasih universal.

https://latantedc10restaurant.com

Gedung Putih Klaim Surat untuk Harvard Tanpa Izin dari Trump

Para siswa mengibarkan spanduk udara bertuliskan

Gedung Putih mengklaim surat pemerintahan Presiden AS Donald Trump ke Universitas Harvard tertanggal 11 April 2025 adalah sebuah kekeliruan.

Surat itu, sebagaimana diketahui, berisi tuntutan Gedung Putih terhadap Harvard seperti untuk menghapus prinsip-prinsip keberagaman, kesetaraan, dan inklusi atau Diversity, Equity, and Inclusion (DEI).

Dilansir CNBC International, surat yang juga berisi tuntutan pemerintah supaya kampus itu menyaring mahasiswa internasional berdasarkan kekhawatiran ideologis dikirim tanpa izin administrasi Trump.

Dua orang di Gedung Putih yang mengetahui kabar tersebut, namun enggan menyebutkan namanya dan mengabarkan ke New York Times bahwa isi surat itu asli, tetapi telah disalahgunakan dengan dikirim ke Harvard secara ilegal.

“Ada berbagai laporan berbeda di dalam pemerintahan tentang bagaimana surat itu disalahgunakan,” menurut Times, dikutip Minggu (20/4/2025).

Namun, seorang juru bicara Harvard mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada CNBC Internasional bahwa “surat yang diterima Harvard pada Jumat, 11 April, ditandatangani oleh tiga pejabat federal, diletakkan di atas kop surat resmi, dikirim dari kotak masuk email seorang pejabat senior federal, dan dikirim pada 11 April.”

Surat tersebut ditandatangani oleh Josh Gruenbaum, komisaris Administrasi Layanan Umum, Sean R. Kevney, penjabat penasihat umum Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, dan Thomas E. Wheeler, penjabat penasihat umum Departemen Pendidikan.

“Jangan meragukan keaslian atau keseriusan isinya,” kata juru bicara Harvard yang tidak disebutkan secara detail identitasnya.

“Namun, meskipun surat itu merupakan suatu kesalahan, tindakan yang diambil pemerintah minggu ini memiliki konsekuensi nyata terhadap para mahasiswa, karyawan, dan reputasi pendidikan tinggi Amerika di dunia,” ujar juru bicara itu.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan CNBC untuk mengomentari laporan New York Times.

Surat tertanggal 11 April itu sebelumnya telah memicu perseteruan publik. Harvard secara tegas pada Senin lalu menolak tuntutan Gedung Putih yang tertuang dalam surat itu meski membahayakan pendanaan dari pemerintah pusat hampir US$ 9 miliar untuk kampus itu.

Gedung Putih dengan cepat menanggapi respons Universitas Harvard itu dengan mengatakan akan membekukan sekitar US$ 2,2 miliar dalam bentuk hibah untuk universitas.

Menurut New York Times, surat tertanggal 11 April itu muncul saat para ahli hukum atau pengacara di Universitas Harvard sedang berdialog dengan Gedung Putih tentang cara sekolah itu menangani antisemitisme dan isu-isu lainnya.

Rayakan Lebaran dengan Wisata Alam, Kuliner, dan Belanja di PIK

Dok Pantai Indah Kapuk

Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati waktu berkualitas. Jika Anda mencari destinasi wisata yang menawarkan kombinasi alam, kuliner, dan belanja dalam satu tempat, Pantai Indah Kapuk (PIK) adalah pilihan yang tepat! Dengan berbagai aktivitas menarik mulai dari edukasi alam hingga pengalaman makan malam di tepi pantai, PIK siap menyambut Anda dan keluarga dalam suasana yang spesial selama libur Lebaran.

Eksplorasi Alam di TWA Angke Kapuk

Bagi Anda yang ingin mengajak anak-anak lebih dekat dengan alam, Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk adalah destinasi yang sempurna. Tempat ini tidak hanya menawarkan keindahan alam yang asri, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang bermanfaat. Di sini, anak-anak bisa belajar tentang ekosistem mangrove, mengenal berbagai jenis burung, serta menikmati udara segar yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Dengan suasana yang tenang dan penuh keindahan alam, TWA Angke Kapuk menjadi pilihan tepat untuk rekreasi sekaligus pembelajaran bagi seluruh keluarga.

Bagi yang ingin berkunjung pada akhir pekan atau hari libur nasional, tarif masuknya adalah Rp. 35.000.- per orang untuk wisatawan Nusantara dan Rp. 125.000.- per orang untuk wisatawan mancanegara. Dengan harga tersebut, Anda bisa menikmati pengalaman wisata alam yang menyegarkan dan penuh manfaat edukatif.

Nikmati ketenangan pantai dan semilir angin laut di Aloha PIK2, destinasi sempurna untuk bersantai bersama keluarga. Di siang hari, rasakan coffee yang menyegarkan, sementara anak-anak bisa bermain pasir dengan bebas. Saat matahari terbenam, jangan lewatkan pengalaman Dinner on The Beach yang romantis, tersedia pada 28, 29, 30 Maret serta 4, 5, dan 6 April 2025. Libur Lebaran Anda juga akan semakin meriah dengan pertunjukan spesial Gembus Performance pada 30 Maret 2025 dan Fire Dance yang spektakuler pada 5 April 2025. Temukan momen santai dan tak terlupakan hanya di Aloha PIK2!

kera4d

Pipa Gas Petronas Terbakar, 112 Orang Korban Terluka

Flames and smoke rise froma a fire after a gas pipeline operated by Malaysia's state energy firm Petronas caught fire, in Puchong, Malaysia April 1, 2025. REUTERS/Stringer

Sebanyak seratus dua belas orang terluka akibat kebakaran besar yang terjadi di jaringan pipa gas Petronas di Putra Heights, Puchong, pada hari Selasa (1/4/2025). Hal itu diungkapkan oleh pihak berwenang, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

Sebanyak 49 korban menerima perawatan di pangkalan medis yang didirikan di Kuil Sri Maha Kaliamman. Sementara 63 korban lainnya telah dikirim ke rumah sakit terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

Pihak berwenang awalnya mengatakan bahwa 33 orang terluka dan 6 orang dirawat di rumah sakit, sebelum memperbarui jumlah tersebut.

“Kebakaran tersebut melibatkan pipa gas Petronas yang bocor, dengan perkiraan 500 meter pipa tersebut dilalap api,” kata asisten direktur operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor Ahmad Mukhlis Mukhtar, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (1/4/2025).

Menurut departemen itu, Petronas telah menutup katup pada pipa yang terbakar. Beberapa laporan media mengatakan bahwa pipa tersebut telah pecah, dan penduduk setempat mengatakan kepada kantor berita negara Malaysia, Bernama bahwa mereka merasakan getaran sekitar pukul 8 pagi ketika hal ini terjadi.

Menurut pihak berwenang, para korban menderita luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya dan beberapa rumah juga terbakar setelah insiden tersebut. Para petugas pemadam kebakaran telah bekerja untuk menyelamatkan penduduk yang terjebak dan memberikan bantuan kepada para korban di sebuah pusat bantuan sementara di Masjid Putra Heights. Warga di sekitar lokasi kejadian telah dievakuasi sebagai tindakan pencegahan.

Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah Malaysia, Nga Kor Ming membenarkan bahwa ia telah menerima laporan tertulis dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor tentang insiden tersebut.

“Kami akan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Saya telah memberikan instruksi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,” katanya, seperti dikutip dari Bernama.

Sementara itu, Kepala Menteri Selangor Amirudin Shari memperingatkan bahwa meskipun katup tertutup, kobaran api masih besar karena masih ada sisa gas di dalam pipa.

“Saya menghimbau masyarakat untuk menghindari area tersebut sampai api benar-benar terkendali dan secara resmi dinyatakan aman oleh JBPM (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan). Prioritas saat ini adalah mengendalikan kebakaran dan menyelamatkan korban,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Adapun kebakaran besar-besaran pada pipa gas Petronas ini terjadi pada hari kedua perayaan Idulfitri, yang menyebabkan evakuasi darurat.

Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor menerima laporan awal tentang kebakaran pipa gas sekitar pukul 8.10 pagi, menurut media lokal.

Api dilaporkan mencapai panjang hingga 500 meter dan terlihat dari beberapa kilometer jauhnya. Tak lama setelah kebakaran terjadi, video viral tentang kebakaran tersebut beredar di media sosial.

Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia menghimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan pesawat nirawak di area yang terkena ledakan pipa gas.

Pihak berwenang mengonfirmasi kepada media lokal bahwa pom bensin Petronas di dekatnya tidak terbakar, hanya pipa gas utama yang terkena dampak. Dengan ditutupnya pipa, api diperkirakan akan terus menyala hingga gas yang tersisa habis.

“Tiga stasiun Petronas di sekitarnya – Putra Heights, KM2 LDP, dan Putra Bestari – tidak terkena dampak tetapi telah ditutup sementara sebagai tindakan pencegahan,” kata Petronas dalam sebuah pernyataan, dikutip di Free Malaysia Today.

Sebagai informasi, Putra Heights adalah kawasan perumahan yang berkembang dengan baik dan lokasi yang sangat diminati bagi mereka yang mencari kemudahan dan akses ke bagian utama Lembah Klang.

https://donatodipoce.net/

BNI Gandeng Pelindo dan Bulog Lewat Posko Mudik di Pelabuhan Parepare

Dok BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkolaborasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mendirikan Posko Mudik Bareng BUMN di Pelabuhan Parepare, Makassar, Sulawesi Selatan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, posko ini memberikan sejumlah layanan untuk memudahkan masyarakat pada arus mudik 2025.

“BNI bekerja sama dengan Pelindo dan Bulog memberikan cek kesehatan dan pembagian obat gratis kepada para pemudik. Tak hanya itu, disediakan pula takjil dan refreshment gratis beserta ruang ibadah, working space hingga ruang istirahat,” ungkap Okki dalam keterangan tertulis, Selasa (1/4/2025).

Posko mudik di Pelabuhan Parepare beroperasi pada 26-29 Maret 2025, sedangkan untuk arus balik akan disiagakan kembali tanggal 5-8 April 2025. Selain di Pelabuhan Parepare, BNI juga berpartisipasi menggelar Posko Mudik Bareng BUMN di tiga lokasi lainnya meliputi Rest Area KM 84A dan KM 84B Kota Malang, Pelabuhan Balikpapan serta Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Okki menambahkan, melalui kegiatan Posko Mudik BUMN ini diharapkan bisa menjadi sarana kolaborasi yang solid bagi BUMN demi meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Manfaatkan Posko Mudik BUMN untuk beristirahat agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman,” pungkas Okki.

https://calgaryelectioncandidates.com/

BRI Menanam “Grow & Green” Transplantasi Terumbu Karang di NTB

Dok BRI

Keseimbangan ekosistem laut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sektor wisata bahari di Indonesia. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Gili Matra, yang terletak di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Sebagai tempat yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, Gili Matra ini dipenuhi dengan flora air yang menakjubkan dan sekaligus menjadi rumah bagi berbagai fauna yang dilindungi, termasuk pulau penyu.

Sayangnya, masih terdapat masyarakat yang justru menjadikan kawasan Gili Matra melakukan aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan atau Destructive Fishing. Bermula dari keprihatinan inilah, Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Gili Matra berdiri dan menjadi garda terdepan dalam melindungi serta melestarikan ekosistem yang ada di Gili Matra.

Terbentuk di 2021, kelompok ini telah banyak berkontribusi dalam membantu menjaga sumber daya alam terutama kelautan dan perikanan dari segala bentuk gangguan di wilayah perairan Gili Matra. Dengan anggota yang berasal dari beragam latar belakang, mulai dari nelayan, wiraswasta, hingga pengusaha, Kelompok Sadar Masyarakat (POKMASWAS) Gili Matra ini selalu berupaya memastikan bahwa praktik perikanan tetap berjalan secara berkelanjutan dan tanpa merusak ekosistem yang ada di kawasan tersebut.

Upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi Gili Matra ini tidak hanya bergantung pada masyarakat setempat, tetapi juga hasil dari sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BRI. Melalui program BRI Menanam-Grow & Green, BRI turut berkontribusi dalam melindungi ekosistem bawah laut sekaligus memberdayakan komunitas lokal. Inisiatif ini pun tidak hanya berfokus pada konservasi lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat, terutama mereka yang bergerak di sektor wisata bahari.

Menurut Wakil Ketua POKMASWAS Gili Matra Hasanuddin, kolaborasi dengan BRI dalam program BRI Menanam – Grow & Green ini berawal dari pertemuan bersama BKKPN Kupang Satker Kawasan Konservasi Gili Matra, Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI), serta berbagai pihak lainnya. Hasil dari pertemuan tersebut menunjukkan perlunya restorasi ekosistem laut, terutama dalam pemulihan terumbu karang dan padang lamun di Gili Matra.

Pada aktivasi program ini, BRI melaksanakan berbagai upaya restorasi ekosistem laut di tiga kawasan utama Gili Matra, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Salah satu aksi utamanya adalah transplantasi 1.500 karang dengan 100 unit reef star di area seluas 1.000 m² di Gili Trawangan. Selain itu, dilakukan juga transplantasi 2.500 – 3.000 tegakan lamun di area seluas 625 m² di Gili Air untuk mendukung ekosistem laut yang lebih sehat.

Tak hanya itu, program ini juga melibatkan Underwater Clean Up, yakni kegiatan pembersihan bawah laut untuk menjaga kebersihan perairan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan laut tetap terjaga dan menjadi tempat yang aman bagi biota laut untuk berkembang.

“Ada pula berbagai aktivitas lainnya yang ditujukan kepada kelompok masyarakat pegiat wisata bahari, salah satunya adalah Sertifikasi Eco-Diver & Trainer Diver bagi 10 orang anggota kelompok untuk mendukung ekowisata berkelanjutan. Kemudian, ada pelatihan pemandu wisata snorkeling untuk meningkatkan kualitas layanan wisata bahari, dan pemberian sarana penunjang wisata bawah laut, guna mendukung sektor pariwisata berkelanjutan di Gili Matra,” ujar Hasanuddin.

Hasanuddin sendiri mengaku merasakan manfaat yang diberikan lewat program BRI Menanam Grow & Green, mulai dari meningkatnya populasi ikan khusus ikan-Ikan target tangkapan nelayan, peningkatan terumbu karang yang sehat, hingga bertambahnya daya tarik wisatawan untuk terus berkunjung ke Gili Matra.

“Suatu kepuasan bisa melihat secara langsung kepedulian masyarakat yang terlibat dalam membantu pemulihan ekosistem laut melalui program BRI Menanam Grow & Green. Semoga ke depannya program ini dapat berlanjut terus di Gili Matra yang tentunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai tanggung jawab atas apa yang sudah dikerjakan,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menambahkan bahwa program BRI Menanam Grow & Green di Gili Mantra menjadi contoh nyata upaya BRI dalam menjaga ekosistem laut yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Kami terus berkomitmen dalam menjaga ekosistem laut sebagai aksi nyata BRI dalam memerangi perubahan iklim. Semoga kegiatan transplantasi karang yang sedang berjalan dapat memberikan manfaat bagi keberlanjutan dan kelestarian alam, khususnya ekosistem laut di Gili Mantra. Program ini juga harapannya bisa membantu mendorong ekonomi masyarakat setempat” jelasnya.

Sebagai informasi, Program BRI Menanam Grow & Green di Gili Matra merupakan salah satu bagian dari Program “Grow & Green Coral Reef’ yang merupakan kegiatan transplantasi karang dan tegakan lamun guna menjaga ekosistem dan biodiversitas laut. Sejak dilaksanakan pada 2022, program ini telah melakukan transplantasi karang sebanyak 3.930 fragment di atas luas area 2.458 meter persegi, serta telah terlaksana transplantasi 2.500-3.000 tegakan lamun di area seluas 625 meter persegi.

https://agenciadenoticiascr.com/

Ini 2 Sektor yang Kena Dampak Keras Tarif Trump ke RI

Perkembangan Terkini Negoisasi dan Diplomasi Perdagangan Indonesia - Amerika Serikat. (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)

Kebijakan tarif tambahan sebesar 10% yang diberlakukan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan memberi tekanan besar terhadap ekspor Indonesia. Pemerintah menyebut ada dua sektor utama yang terdampak paling signifikan, yakni industri padat karya dan perikanan.

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu menyatakan, sektor garmen dan alas kaki, yang masuk dalam kategori industri padat karya menjadi yang paling rentan terdampak. Sektor ini selama ini menyerap jutaan tenaga kerja dan menjadi salah satu kontributor ekspor terbesar ke AS.

“Industri padat karya seperti garmen dan alas kaki serta sektor perikanan seperti udang menjadi fokus karena menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar dan berisiko terdampak langsung oleh tarif baru,” kata Mari dalam konferensi pers bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dari Washington secara daring, Jumat (18/4/2025).

Tambahan bea masuk ini membuat total tarif produk Indonesia ke AS bisa mencapai hingga 47%, dan bisa menjadikannya tidak kompetitif dibandingkan negara pesaing seperti Vietnam atau Bangladesh. Untuk merespons kondisi ini, pemerintah tengah menyiapkan, satgas Tenaga Kerja dan PHK, guna mengantisipasi potensi gelombang pemutusan hubungan kerja.

Selain itu, Pemerintah menyiapkan paket deregulasi komprehensif untuk menekan biaya ekonomi tinggi dan meningkatkan efisiensi industri terdampak. Langkah negosiasi tarif juga disiapkan agar produk unggulan Indonesia mendapatkan perlakuan yang setara dengan negara pesaing

Menko Airlangga menambahkan, Indonesia juga tengah mendorong diversifikasi pasar ekspor ke Eropa, Amerika Latin, dan Asia Timur untuk mengurangi ketergantungan pada pasar AS, yang saat ini menyumbang sekitar 10% dari total ekspor nasional.

“Target maksimum dan minimum negosiasi ini sudah berjalan yang penting Indonesia mendapatkan tarif lebih rendah dan juga terkait dengan tarif yang diberlakukan untuk Indonesia seimbang dengan negara-negara lain,”kata Menko.

Find N5 Rilis 30 April di RI, Cek Spesifikasi HP Lipat Baru Oppo

Oppo Find N5. (CNBC Indonesia/Intan Rakhmayanti)

Oppo menggoda konsumen di Indonesia dengan memamerkan ponsel lipat terbaru Find N5. Ini menjadi perangkat foldable keempat dari Oppo yang hadir di Indonesia.

Dari segi desain, Find N5 mengusung tampilan premium dengan bodi ramping, pinggiran membulat, yang memberikan kesan elegan sekaligus nyaman digenggam dan mudah masuk ke kantong.

“Kalau foldable bisa dibilang Find N5 merupakan fold tertipis di dunia saat ini,” ujar Arga Simanjuntak, Head of PR Oppo Indonesia saat acara media handson di Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Oppo Find N5 punya ketebalan 8,93 mm saat dilipat dan 4,21 mm saat dibuka, serta bobot 229 gram. Arga menyebut ketebalan Find N5 seperti paspor atau dua koin yang ditumpuk.

Layar utama ponsel ini memiliki luas 8.12 inch (2480 x 2248 pixels) 2K AMOLED dengan kecerahan 2.100 nits, dan Ultra Thin Glass protection.

Sementara layar cover Find N5 6.62 inch(2616 x 1140 pixels) FHD+ AMOLED dengan kecerahan 2.450 nitss, Ultra-Thin Nanocrystal Glass protection.

Ditenagai oleh chipset terbaru, Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3, performa gadget ini tidak perlu diragukan.

Dipadukan dengan RAM 16GB dan penyimpanan internal 512GB, N5 didesain untuk multitasking dan penyimpanan file besar.

Untuk kebutuhan fotografi, gadget ini dilengkapi dengan sistem tiga kamera di bagian belakang, 50MP kamera utama, 50MP telephoto, 8MP ultra-wide. Sedangkan kamera depan di masing-masing layar 8MP.

Bicara soal daya tahan, perangkat ini membawa baterai 5600 mAh, 30% lebin besar dari foldable lain.

“Kami menggunakan 10% Silicon dan memperbanyak lithiumnya sehingga kapasitasnya besar. Kapasitas baterainya bisa melakukan streaming non-stop selama 25 jam, Zoom meeting 8 jam, atau gaming 7 jam,” ujar Arga.

Oppo Find N5 mendukung multitasking dengan Boundless View, yang memungkinkan tiga aplikasi dibuka secara proporsional.

Perangkat ini juga sudah dilengkapi dengan O+ Connect yang dapat mengintegrasikannya dengan Mac.

Tak ketinggalan, fitur AI juga disematkan pada ponsel ini, termasuk live translation, on-screen translation, camera translation, AI Call Summary, dan AI Writer.

Arga belum mengumumkan berapa harga untuk Oppo Find N5. Namun yang pasti ponsel ini akan dirili 30 April mendatang. Jadi kita tunggu bersama yaa kehadiran Oppo Find N5 di Indonesia.